Blogroll

Banner

Banner

Banner

Banner

Translate

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, October 9, 2012

Sejarah Freemasonry


Freemasonry adalah organisasi Yahudi Internasional, sekaligus merupakan gerakan rahasia paling besar dan palling berpengaruh di seluruh dunia. Freemasonry terdiri dari dua kata yang di satukan. Free artinya bebas atau merdeka, sedangkan Mason adalah juru bangun atau pembangun.

Tujuan akhir dari gerakan Freemason ini adalah membangun kembali cita-cita khayalan mereka, yakni mendirikan Haikal Sulaiman atau Solomon Temple.
Tentang Haikal Sulaiman atau Solomon Temple ini sendiri banyak sumber yang mendefinisikan berlainan. Salah satu tafsir yang paling populer adalah, bahwa Haikal Sulaiman berada di tanah yang kini di atasnya berdiri Masjidil Aqsha.
Mereka meyakini, tahun 1012 Sebelum Masehi (SM), Nabi Sulaiman membangun Haikal di atas Gunung Soraya di wilayah Palestina. Tapi pada tahun 586 SM, Raja Nebukhadnezar dari Babilonia menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Tahun 533 SM, bangunan ini didirikan kembali oleh seorang bernama Zulbabil yang telah bebas dari tawanan Babilonia. Atas kebebasannya itulah, ia membangun kembali Haikal Sulaiman.
Pada tahun ke 70 M, seorang penguasa Romawi menaklukkan Palestina dan membakar serta menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Kerusakan terus-menerus dialami setelah penyerbuan Bangsa Hadriyan. Begitu pula saat kekuasaan Muslim, konon Haikal Sulaiman di hancurkan dan sebagai gantinya didirikan Masjidil Aqsha pada abad ke-7.
Tapi tafsir lain tentang hal ini juga mengartikan Haikal Sulaiman juga sebagai wilayah kekuasan yang luas membentang. Bahkan ada yang menariknya hingga sampai wilayah Khaibar, saat kaum Yahudi diusir di zaman Rasulullah Muhammad. Karena itu, mereka meyakini harus menguasai seluruh dunia, bahkan hingga tanah Khaibar, tempat mereka terusir dahulu karena penghianatanya pada Rasulullah dan piagam Madinah.
Dan untuk itulah mereka bekerja dan membangun, yaitu untuk merebut Haikal Sulaiman dan mendirikan kekuasannya secara nyata, serta mempengaruhi pemerintahan dan kekuasan yang mampu mereka pengaruhi. Dan untuk menebar kekuasaan itu, salah satu rintangan besar yang dihadapi oleh gerakan ini adalah agama-agama, terutama agama Samawi atau agama-agama wahyu, Kristen dan Islam.
Sebelum kaum muslimin sadar tentang bahaya gerakan Freemason, perlawanan terhadap organisasi ini terlebih dulu dilakukan oleh kalangan pemimpin gereja. Perlawanan gereja Katholik ini terjadi karena Freemason telah menjadi organisasi tempat berkumpulnya kaum anti-agama. Dalam sebuah artikel berjudul The Earlier Period Of Freemasonry yang di Mimar Sinan, turki, Freemason disebut sebagai tempat berkumpul para anggota Mason yang mencari kebenaran di luar gereja. Dan ini menjadikan awal abad-18 sebagai tahun-tahun yang penuh pertarungan antara gereja Katholik dengan Freemason di Eropa. Sejak awal berdirinya, Fremason telah menyokong kebebasan beragama, sama persis dengan yang terjadi belakangan ini di berbagai negara, liberalisasi keagamaan.
Freemason berdiri di Inggris secara resmi pada tahun 1717. Tapi tampaknya, sebelum tahun itu pun, Freemasonry telah eksis. Bahkan sejak abad sebelumnya. Tahun 1641, seorang keluarga kerajaan Inggris, Robert Moray tercatat sebagai anggota cabang Freemason di Edinburg, tepatnya 20 Mei 1641. nama lain yang juga tercatat sebagai anggota Freemason sebelum tahun 1717 adalah Elias Ashmole tercatat sebagai anggota Freemasonry di Lanchasire pada 16 Oktober 1646. Dan ia juga salah seorang dari royal family atau keluarga kerajaan.
Dari catatan di atas, sebetulnya bisa ditarik kesimpulan bahwa tahun 1717 hanya tahun pemantapan saja dari tahap-tahap yang telah dilakukan oleh gerakan Freemson. Tahun ini dijadikan sebagai tahun ekspansi untuk melakukan dan menancapkan pengaruh mereka di seluruh dunia.
Tahun 1717 ini dijadikan sebagai tonggak bagi Freemason unuk memulai perangnya yang akan sangat panjang kepada umat beragama dan kepada agama itu sendiri. Seorang kepala gereja protestan di London yang bernama Anderson dan berdarah Yahudi menjadi motor penggeraknya pada 24 Juni 1717. Pada momentum inilah Freemason mendirikan Grand Lodge of England dengan menggabungkan empat lodge menjadi satu.
Banyak sumber Freemason menjelaskan bahwa sejarah berdirinya gerakan ini berakar jauh dan bisa dilacak hingga ke masa Ordo Knight of Templar saat perang Salib di Yerusalem, Palestina. Saat Paus Urbanus II, tahun 1095, usai Konsili Clermont menyerukan Perang Suci atau Crusade dan memobilisasi kaum Kristiani di seluruh Eropa untuk turut berperang merebut Yerusalem kembali dari kekuasaan Muslim. Paus Urbanus II membakar emosi massa dengan cara mengabarkan kabar bohong. Ia mengatakan umat Kristen di Palestina telah dibunuh, dibantai dan dibakar di dalam gereja-gereja oleh pasukan Turki Seljuk yang Muslim. Ia juga membakar kemarahan kaum Kristiani dengan mengatakan bahwa kaum kafir (Muslim Turki, pen.) telah dan sedang menguasai makam Yesus Kristus.
Paus UrbanusII menyerukan agar seluruh pertikaian yang terjadi selama ini antar pemeluk dan kesatrian Kristen harus diakhiri, karena ada musuh yang lebih berbahaya dan harus segera dihancurakan: Islam dan kaum Muslimin. Ia juga mengiming-iming dengan bujukan surgawi, bahwa siapa yang berangkat ke medan perang kan dibebaskan dari seluruh dosa dan di jamin akan mendapat surga. Hasilnya, ribuan kaum Kristiani berangkat menuju Palestina dengan kemarahan. Dan setibanya di sana, terjadi pembantaian besar-besaran atas penduduk Yerussalem dan Palestina.
Selama dua hari penyerbuan terjadi pembantaian yang tak bisa diterima akal sehat dan rasa kemanusiaan. Sebanyak 40.000 penduduk Palestina terbantai. Beberapa sejarawan menggambarkan, saat itu darah menggenangi tanah Yerusalem. Ada yang menyebut darah menggenang setinggi mata kaki, bahkan ada yang menggambarkan darah menggenang hingga lutut manusia dewasa. Tentara berperang dengan motivasi mendapatkan emas dan permata, dan juga banyak para kesatria Prancis tercatat membelah perut korban-korban mereka. Merka mencari emas atau permata yang kemungkinan di telan penduduk Palestina sebagai upaya penyelamatan harta.
Setelah mereka menguasai tanah Palestina, pasukan Salib yang terdiri dari banyak unsur mulai mendirikan kelompoknya masing-masing. Mereka tergabung dalam ordo-ordo tertentu. Para anggota ordo ini datang dari seluruh tanah Eropa, yang ditampung di biara-biara tertentu dan berlatih cara-cara militer di dalam biara tersebut. Dan satu dari sekian ordo yang sangat mencuat namanya adalah Ordo Knight of Templar.
Knight of Templar juga disebut sebagai tentara miskin Pengikut Yesus Kristus dan Kuil Sulaiman. Disebut miskin karena tergambar dari logo yang mereka gunakan, seperti dua tentara yang menunggang seekor keledai. Untuk menunjukkan bahwa mereka miskin, sampai-sampai satu keledai harus dinaiki dua orang tentara Knight of Templar. Bahkan tercatat, mereka dipaksa untuk makan tiga kali saja dalam semingu. Sedangkan nama Kuil Sulaiman mereka pakai karena mereka menjadikan markas mereka yang dipercayai sebagai situs runtuhnya Kuil Sulaiman atau Solomon Temple. Tapi sesungguhnya, pemilihan markas di bukit ini bukan sebuah kebetulan yang bersifat geografis semata, karena para pendiri ordo Knight of Templar sesunguhnya punya cirta-cita sendiri untuk mengembalikan kejayaan dan berdirinya Kuil Sulaiman sebagai tempat suci kaum Yahudi atau tempatnya kaum Mason. Sepanjang bisa terlacak, pendiri ordo ini adalah dua kesatria Prancis, yaitu Hugh de Pavens dan God frey de St Omer. Spekulasi dari kalangan sejarawan mengatakan, bahwa ada darah-darah Yahudi yang mengalir dalam tubuh dan cita-cita para pendiri Ordo Knigh of Templar. Para perwira tinggi Kristen tersebut, sesungguhnya proses convertion yang mereka lakukan hanyalah cara untuk menyelamatkan diri, dan sesungguhnya mereka masih berpegang teguh pada doktrin-doktrin Yahudi, terutama Kabbalah.
Meski mereka menamakan diri sebagai tentara miskin, sesunguhnya mereka tidak miskin sama sekali. Atau setidaknya, masa miskin itu hanya mereka rasakan di awal-awal berdirinya Knight of Templars. Dalam waktu yang singkat mereka mampu menjadi sangat kaya raya dengan jalan melakukan kontrol penuh terhadap peziarah Eropa yang datang ke Palestiana. Salah satunya adalah dengan cara merekrut anak-anak muda putra para bangsawan Eropa yang tentu saja akan melengkapi anak mereka dengan perbekalan dana yang seolah tak pernah kering jumlahnya. Mereka juga disebut sebagai perintis sistem perbankan pertama pada abad pertengahan.
Saat itu banyak orang-orang Eropa yang ingin pindah atau setidaknya berziarah ke Palestina. Dan tentu saja perjalanan yang jauh dari Eropa memerlukan bekal yang tidak sedikit. Ada yang membawa seluruh harta mereka dalam perjalanan, tapi karena tentara Salib disepanjang perjalanan hidup dalam kondisi ayng sangat mengenaskan dan mereka sangat tergiur oleh harta kekayaan, tidak jarang terjadi perampokan bahkan saling bunuh antar orang Kristen disepanjang perjalanan menuju Palestian. Lalu ditemukan cara, para peziarah tidak perlu membawa harta mereka dalam perjalanan. Mereka hanya perlu menitipkannya pada sebuah perwakilan Templar di Eropa, mencatat dan menghitung nilainya dan mereka berangkat ke Palestina berbekal catatan nilai harta yang nantinya akan ditukarkan dengan nilai uang yang sama di Palestina. Gerakan ini banyak didominasi oleh Ordo Knight of Templar yang membuat mereka sangat kaya raya karena mendapat keuntungan dari sistem bunga yang mereka kembangkan. Dan inilah embrio atau cikal bakal perbankan yang kita keanl sekarang.
Markas Knight of Templar di Prancis menjadi rumah penghimpunan harta terbesar di Eropa. Lambat laun mereka menjadi bankir bagi para Paus dan Raja. Bagaimana tidak cepat kaya, setiap tahunyya King Henry II of England mendonasikan uang untuk menanggung biaya hidup 15.000 tentara Knight of Templar dan juga Knight Hospitaler selama mereka berperang dalam Perang Salib di tahun 1170. Untuk menggambarkan betapa besarnya institusi perbankan yang dijalankan Templar, pada saat itu organisasi ini memiliki 7.000 pegawai lebih hanya untuk mengurusi masalah keuangan. Mereka juga memiliki tak kurang dari 870 istana, kastil, dan rumah-rumah para bangsawan yang terbentang dari London hingga Yerusalem.
Karena ordo ini sangat berkuasa, lambat laun mereka mulai menampakkan ciri aslinya, yakni sebagai penganut Mason. Mereka mengembangkan doktrin dan ajaran mistik, juga kekuatan sihir di biara-biara mereka. Mereka memuja setan dan mendatangkan roh-roh untuk berkomunikasi. Apa yang mereka praktikkan ini disebut sebagai Kabbalah, sebuah tradisi mistik Yahudi kuno yang telah berkembang bahkan sejak zaman sebelum Fir’aun.
Mengetahui hal ini, Raja Prancis Philip le Bel, pada tahun 1307 mengeluarkan seruan untuk menangkap dan membubarkan ordo Knight of Templar karena dituduh telah melakukan bid’ah. Dalam perkembangannya, Paus Clement V turut bergabung untuk memerangi kaum Mason ini dengan mengeluarkan kembali vonis inquisisi. Terjadi banyak penangkapan dan interogasi, dan beberapa pimpinan Ordo Knight of Templar yang bergelar Grand Master (penyebutan ini masih dipakai sebagai tingkat tertinggi dalam gerakan Freemasonry sampai sekarang, pen) ikut menjadi korban. Dari beberapa penangkapan dan interograsi didapatkan keterangan bahwa anggota-anggota Templar telah melakukan kejahatan seksual terhadap beberapa perempuan bangsawan, melakukan sodomi, menyembah kucing, memakan daging teman-teman mereka sendiri yang sudah mati. Bahkan salah seorang saksi mata mengatakan, para Templar memperkosa perawan-perawan hingga hamil dan bayinya dibunuh dengan cara yang sadis untuk kemudian di bakar dan diambil minyaknya, dijadikan minyak suci untuk persembahan para pemimpin mereka.
Pada tahun 1307, Raja Philip IV memerintahkan penangkapan Jacques de Molay. Dan setelah melalui penyiksaan demi penyiksaan, de Molay mengakui segala ritual bid’ah yang dilakukan oleh Ordo Templar. Pada tahun 1312, Ordo Knight of Templar dilarang dan dibubarkan. Dan atas perintah Gereja dan Raja , dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1314, para pimpinan Templar dihukum mati, termasuk Jacques de Molay, salah satu Grand Master terpenting Ordo Templar. Jacques de Molay sendiri divonis sebagai heretic (bid’ah) atau kafir dan dihukum dengan cara dibakar hidup-hidup di depan raja Philip IV. Dan sebelum menghembuskan napasnya, de Molay mengeluarkan kata-kata bahwa Raja Philip dan Paus Clement harus mengikutinya, mati, dalam waktu satu tahun. Dan sejarah mencatat, Raja Philip IV meninggal tujuh bulan kemudian, disusul Paus Clement sebulan setelah Raja Philip mangkat.
Setelah itu terjadi pemusnahan besar-besaran, sekali lagi atas kaum Yahudi, dan kali ini bermula dengan kasus Knight of Templar atau kaum Mason. Pemusnahan ini tak hanya terjadi di Palestina, tapi juga terjadi di Eropa. Mereka diburu untuk ditangkap dan dibunuh. Sampai akhirnya mereka berhasil melarikan diri dan mendapat perlindungan dari Raja Skotlandia, Robert The Bruce yang dilantik dan menduduki singgasana Raja pada tahun 1306. Dan di tanah baru ini pula mereka menyusun kekuatan kembali. Dan Skotlandia menjadi salah satu yang menentukan dalam perkembangan gerakan Freemason.
Versi yang lebih tua dari sejarah Freemason adalah kisah yang menyebutkan pembentukan Freemasonry pada zaman Raja Israel, Herodes Agripa I yang meninggal pada tahun 44 Masehi. Freemason pada zaman ini dibentuk untuk membendung ajaran agama yang disampaikan oleh Nabi Isa as. Konon waktu itu namanya The Secret Power atau kekutan yang Tersembunyi.
Tujuan utamanya adalah memusuhi pengikut Nabi Isa, menculik mereka, membunuh, melarang penyebaran agama baru tersebut, termasuk membunuhi baya-bayi Kristen. Tapi, berkenaan dengan segala kesadisan yang dilakukan Herodes ini, para sejarawan dunia, meyakini bahwa hal tersebut hanyalah mitos belaka dalam tradisi agama Kristen. Herodes Agripa I menjalankan segala misi The Secret Power ini dibantu dua pengikut setianya, Heram Abioud sebagai Wakil Presiden gerakan dan Moab Leumi sebagai pemegang rahasia utama gerakan ini. Tapi beberapa anggota Freemason juaga mempercayai dan menarik sejauh mungkin sejarah mereka ke masa lalu, bahkan hingga ke zaman Fir’aun. Itu pula yang menjadi salah satu penjelasan mengapa mereka kerap kali menggunakan simbol-simbol Mesir Kuno dalam tradisi dan aktivitas ritual mereka, seperti penggunaan Dewa Horus, Piramida, Matahari dan berbagai simbol Mesir lainnya. Penggunaan ini bermula dari penggalian Kuil Sulaiman oleh para Templa dan penemuan doktrin dan ajaran Kabbalah yang terus-menerus mereka eksplorasi dan diajarkan dari mulut ke mulut. Penggalian ini begitu serius mereka lakukan sehingga kelak akan mempengaruhi cara pandang kaum Templar dan juga rencana mereka pada kehidupan dunia.
Bahkan yang cukup mengejutkan adalah, dalam manuskrip-manuskrip kuno Mason dikatakan, orang pertama Mason adalah Adam! Kejadian itu berawal ketika Adam dan Hawa memakan daun dari pohon terlarang di taman surga. Daun yang disebut sebagia daun pengetahuan, dan karena itu pula Tuhan mereka melarang mereka memakannya. Dr.Albert Mackei, seorang anggota Mason dengan tingkatan 33 derajat dalam Encyclopedia of Freemasonry manuliskan, daun pengetahuan itu kelak diturunkan pada dua anak Adam dan Hawa, Seth dan Nimrod dengan kisah The Tower of Babel. Kedua anak ini pula menyusun bahasa untuk ilmu pengetahuan yang akan diturunkan kepada manusia-manusia berikutnya. Tapi, dalam perkamen-perkamen tua itu disebutkan bahwa, Tuhan dengan sengaja mengacaukan bahasa manusia yang mengakibatkan rahasia ilmu pengetahuan, yang diturunkan Adam dengan memakan daun dari pohon terlarang, hilang dan tak diketahui manusia-manusia setelah Seth dan Nimrod. Dan itu pula yang menjadi alasan kedua kaum ini memerangi Tuhan.
Bahkan menurut Talmud, setan-setan adalah keturunan dari Adam dan Hawa. Setelah Adam diusir dari surga, ia enggan mencampuri istrinya, Hawa. Dan pada saat itulah, dua setan perempuan mendatanggi Adam yang langsung digauli keduanya oleh Adam. Dalam Talmud disebutkan, Adam menggauli setan perempuan bernama Lelet selama lebih dari 130 tahun lamanya dan melahirkan banyak anak-anak setan begitu pula dengan Hawa selama ditinggal oleh Adam, Hawa juga digauli oleh setan laki-laki dan melahirkan banyak anak setan.

Setan (Islamic Version)


Iblis la’natullah

Iblis adalah Jenderal atau Panglima Besar dari semua kejahatan dan perilaku buruk yang dikerjakan manusia, Ia sudah hadir didunia ini sejak zaman nabi Adam dan akan tetap hidup sampai hari kiamat. Ia mengerahkan pasukannya yang terdiri atas balatentara syetan dari golongan Jin dan manusia untuk menyebar bencana dan kemaksiatan dimuka bumi. Iblis memiliki dendam turun  temurun terhadap anak cucu Adam sebagaimana disebutkan dalam surat Al Israk ayat 62-64


Dia (iblis) berkata: “Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil”.63- Tuhan berfirman: “Pergilah, barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahanam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. 64-  Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka. ( Israak 62-64)


Mahluk Jin

Jin adalah mahluk Ruh yang dijadikan Allah dari api . Iblis adalah salah satu dari golongan Jin ini, sebagaimana dijelaskan Allah dalam surat Kahfi ayat 50

50- Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat:  “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang lalim. (Kahfi 50)

Dalam kehidupan sehari hari kita bercampur gaul dengan mahluk Jin ini tanpa kita sadari, karena kita tidak bisa melihat mereka dengan kasat mata. Jin juga berbangsa dan bergolongan  seperti manusia, diantara mereka ada yang baik , soleh dan ada pula yang jahat dan kufur pada Allah sebagaimana dijelaskan dalam surat Jin ayat  11

Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda. (Jin 11)

Biasanya Jin membentuk koloni dan menetap ditempat yang tidak dihuni manusia seperti Rimba belantara, lautan, Gurun pasir, pulau kosong, rumah atu bangunan kosong, sungai, pantai yang sunyi, Gua dan lubang ditanah, Pohon besar dan lain sebagainya. Diantara Jin ini ada juga yang tinggal bersama manusia di kota, perumahan , pasar dan lain sebagainya.
Kadang kala terjadi juga keributan dan perseteruan antara golongan Jin dan manusia karena sesuatu dan lain hal. Ada sekelompok Jin yang tidak senang karena tempat tinggal mereka yang berupa pohon besar atau bangunan tua dibongkar  oleh manusia. Kelompok Jin yang habitatnya terganggu akan menyerang dan merasuk kedalam tubuh manusia membuat keributan berupa kesurupan masal disekolah, pabrik atau tempat umum lainnya.
Diantara manusia ada juga yang berkongsi dan minta pertolongan pada Jin  untuk tujuan tertentu, misalnya untuk mendapat kekayaan, menyerang atau menyakiti orang yang tidak disenangi, melakukan sihir, santet, tenung dan lain sebagainya. 


Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. (Jin 6)


Gangguan Jin pada manusia ada yang dilakukan karena permintaan seseorang , ada pula yang dilakukan karena merasa habitatnya terganggu, karena itu Rasulullah melarang umat Islam untuk membuang air kecil dilubang dan tempat yang mungkin didiami Jin.
Banyak orang yang meyakini bahwa jin bisa melakukan perbuatan luar biasa yang tidak bisa dilakukan manusia. Hal tersebut menarik hati sekelompok orang untuk bekerja sama dan minta bantuan Jin untuk melaksanakan maksud dan tujuannya. Dizaman dahulu Nabi Sulaiman memanfaatkan Jin untuk mengerjakan pekerjaan berat seperti membangun gedung, menyelam mengambil mutiara dan perhiasan dari dalam laut. Namun sebenarnya orang yang bertakwa  memiliki kekuatan yang jauh lebih dahsyat dari Jin ini sebagaimana dikisahkan  dalam surat  An Naml 38-40


Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”.39- Berkata `Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya”.40- Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari  Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”. ( An Naml 38-40)


Jin  Ifrit mengatakan bahwa ia bisa membawa singgasana Ratu Bilqis dari Yaman ke Palestina sebelum nabi Sulaiman berdiri dari duduknya, namun seorang yang mendapat Ilmu dari Allah telah mendahuluinya dengan memindahkan singgasana itu hanya dalam sekejap mata saja. Ini menunjukan bahwa Allah memberi kemampuan yang lebih besar kepada orang yang bertakwa kepadaNya. Pada kenyataannya seluruh Jin  dimasa itu juga tunduk dalam kekuasaan nabi sulaiman sebagai raja dimasa itu.
Kehidup Jin sama seperti manusia berbangsa, suku, kelompok dan golongan. Jin mempunyai kewajiban sama seperti manusia, mereka juga akan diminta pertanggungan jawab atas perbuatan mereka kelak diakhirat. Jin yang taat patuh pada Allah akan masuk kedalam syurga sedangkan Jin yang membangkang akan dimasukan kedalam Neraka jahanam. Al Qur’an menjelaskan ini dalam beberapa ayat sebagai berikut:


Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: “Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri”, kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.(Al An Aam 130)
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Al A’raaf 179)
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.(Adz Dzariyat 56)
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.                   (Ar Rahman 56)


Diantara Jin juga ada yang mempelajari Qur’an dan menyampaikan dakwah bagi kalangan mereka, sebagaimana disebutkan dalam surat Al Ahqaf 29.


Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Qur’an, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan (nya) lalu mereka berkata: “Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)”. Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan. (Al Ahqaf 29)


Dalam keadaan tertentu Jin bisa masuk kedalam tubuh manusia dan mengendalikan gerak tubuh manusia sesuai keinginannya. Ia berbicara dengan bahasa dan gaya yang dimiliki Jin tersebut, sehingga adakalanya orang yang dimasuki Jin tersebut berbicara dalam bahasa China, Arab, Batak, atau sunda padahal dalam keadaan sehari hari orang yang dimasuki Jin itu tidak bisa bahasa tersebut. Jin yang masuk kedalam tubuh seseorang ini sering mengaku sebagai neneknya yang telah meninggal , ia menirukan cara bicara dan gerak gerik neneknya itu sehingga keluarga orang yang kemasukan Jin itu akan mempercayainya. Ada juga Jin yang mengaku sebagai salah seorang Wali songo, ulama terkenal dan lain  sebaginya.
Syetan dan balatentaranya
Syetan adalah balatentara Iblis yang ditugaskan untuk menghasung dan menyesatkan manusia dari jalan yang lurus. Syetan ini ada dua macam yaitu syetan dari golongan Jin yang tidak bisa dilihat oleh penglihatan mata dan syetan dari golongan manusia yang bisa dilihat dengan kasat mata. 


Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah  untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (Al An Aam 112)


Dibawah perintah Panglima tertingginya Iblis yang tetap hidup sampai hari kiamat nanti ,  syetan dan balatentaranya terus berjuang setiap saat untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah yang lurus. Syetan memperlihatkan indah semua perbuatan manusia yang buruk dan memperlihatkan buruk semua perbuatan yang baik. Orang yang telah disesatkan syetan merasa bahwa ia berada pada jalan yang benar , ia tidak menyadari bahwa ia telah ditipu dan disesatkan syetan dari jalan yang benar.
Dalam usahanya menyesatkan manusia syetan membagi manusia menjadi  tiga kelompok:
  1. Kelompok orang yang maksiat, yaitu orang yang tidak percaya pada Allah dan kehidupan akhirat. Seluruh hidupnya hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan syahwat dan hawa  nafsunya. Iblis mengatakan padas balatentaranya:” Tinggalkanlah orang itu, kalian tidak perlu membuang tenaga untuk menipu dan menyesatkan mereka, karena ia lebih sesat dari kita. Mereka tidak percaya pada Allah dan kehidupan akhirat sedang kita masih percaya pada Allah dan kehidupan akihirat.
  2. Kelompok orang bertakwa, yaitu orang yang percaya pada Allah dan kehidupan akhirat serta selalu berusaha untuk tetap istiqomah pada jalanNya yang lurus. Iblis mengatakan pada balatentaranya:”Tinggalkanlah orang itu, kalian tidak perlu membuang tenaga untuk  menyesatkan orang itu, karena  mereka dijaga dan dilindungi Allah dari tipu daya kita. Allah telah menjamin mereka bahwa kita tidak akan bisa menyesatkan mereka”
  3. Kelompok orang awam, yaitu orang yang selalu ragu  kadang iman kadang tidak. Iblis mengatakan pada balatentaranya:” Datangilah mereka dari segala penjuru, jangan beri kesempatan pada mereka walau hanya sedetik untuk mengingat Allah, janjikan kepada mereka njanji indah dan muluk, perserikatkan hati mereka dengan  harta dan anak anak, dorong mereka untuk melakukan perbuatan maksiat dan durhaka pada Allah, jadikan mereka teman kita didalam neraka jahanam kelak”
Dalam Qur’an banyak sekali peringatan Allah agar kita jangan mendengar dan mengikuti bisikan syetan yang selalu muncul didalam hati dan fikiran kita. Syetan hanya mengajak dan mendorong manusia untuk mengerjakan pekerjaan maksiat dan durhaka pada Allah. Supaya tidak mudah tetipu dan termakan bujuk rayu syetan Allah  memerintahkan orang yang beriman  agar selalu berlindung pada Allah dari tipu daya dan bujuk rayu syetan yang menyesatkan.
Syetan tidak mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi orang yang beriman dan bertawakal pada Allah, syetan hanya mampu menguasai dan mengendalikan orang yang mengambilnya sebagai pemimpin dan menjadikannya sebagai sekutu Allah sebagaimana disebutkan dalam surat an Nahl ayat 99-100.


Sesungguhnya setan ini tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya. 100- Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah. (An Nahl 99-100)

Kambing lambang setan (Christian Version)




Kambing Azazel (diucapkan dalam bahasa Ibrani sebagai aw-Zah-zale), diterjemahkan sebagai kambing hitam dalam Versi King James, adalah salah satu dari dua ekor kambing yang dipilih untuk upacara pada Hari Penebusan Of. Kambing pertama dikorbankan, sementara kambing hitam dibawa ke padang gurun dan dilepaskan.
"Lalu ia harus mengambil dua ekor kambing, dan menempatkannya di hadapan Tuhan di depan pintu Kemah Pertemuan, dan Harun harus membuang undi atas dua ekor kambing, satu lot untuk Tuhan dan banyak lainnya untuk Azazel Dan Harun harus hadir. kambing yang banyak jatuh untuk Tuhan, dan menawarkannya sebagai korban penghapus dosa, tetapi kambing yang banyak jatuh untuk Azazel harus disajikan hidup sebelum Tuhan untuk mengadakan pendamaian di atasnya, sehingga dapat dikirimkan pergi ke
padang gurun untuk Azazel. " (Imamat 16:7-10 RSV)
"Dan ketika ia telah membuat akhir penebusan untuk Tempat Kudus dan Kemah Pertemuan dan mezbah, ia harus mempersembahkan kambing hidup, dan Harun harus meletakkan kedua tangannya di atas kepala kambing hidup, dan mengakui di atasnya semua atas kesalahan orang Israel, dan segala pelanggaran mereka, segala dosa mereka, dan Ia akan menempatkan mereka di atas kepala kambing, dan mengirim dia pergi ke padang gurun oleh tangan seorang pria yang berada dalam kesiapan kambing tersebut harus. menanggung segala kesalahan kepadanya ke tanah yang tandus, dan kambing itu harus dilepaskan pergi di padang gurun ". (Imamat 16:20-22 RSV)
 
Kambing Kurban - Sebuah Simbol Yesus Kristus
Darah kambing dikorbankan diambil oleh imam Harun tinggi dan ditaburkan pada tutup pendamaian, atau tutup pendamaian, The Ark Of The Covenant dalam Tempat Maha Kudus dari The Tabernacle Dalam Wilderness sekali per tahun pada Hari Penebusan (
Imamat 16:15-17). Ini menggambarkan pengorbanan darah Yesus Kristus, "Imam Besar" kita (Ibrani 8:1) memasuki Ruang Takhta Allah untuk membuat pendamaian bagi umat manusia sekali untuk semua waktu (Ibrani 9:23-28).
 
Kambing hitam - Sebuah Simbol Setan
Kambing hitam tidak dibunuh, sama seperti Setan roh tidak bisa dibunuh. Sebaliknya, semua kesalahan orang secara simbolis ditempatkan di atas kepala kambing hitam, yang kemudian dibawa ke padang gurun dan dirilis (Imamat 16:21-22).
Kambing ini merupakan kecaman dari Setan (lihat Ular Tua) untuk Setan-terinspirasi dosa semua umat manusia, dan menjadi nya menyingkirkan di padang gurun rohani (Wahyu 20:3,10). Pengiriman kambing Azazel ke padang gurun seperti yang dilakukan oleh Imam Besar Perjanjian Lama setelah ia kembali dari dalam Tempat Maha Kudus di Tabernakel adalah "preview" seremonial Yesus Kristus mengirim setan ke dalam jurang yang akan dilakukan setelah Nya Kembali dari Ruang Tahta Allah Bapa.
Makna asli dari kambing hitam adalah melarikan diri kambing, kambing yang diizinkan untuk "melarikan diri" dengan hidupnya. Arti modern yang diterima dari kambing hitam, seseorang yang dihukum atas kesalahan orang lain, sama sekali tidak akurat untuk Setan. Dia adalah sebagai bersalah sebagai bersalah bisa, dan dia pantas segala sesuatu yang datang kepadanya.